
Di Yayasan Cinta Baitul Intan Mustopo, kami mengelola dua pondok pesantren tahfidz yang sepenuhnya gratis: satu untuk santri tunarungu, dan satu lagi untuk santri dhuafa. Di sini, anak-anak belajar, menghafal Al-Qur’an, dan dibina setiap hari tanpa dipungut biaya sepeserpun.
Agar pendidikan gratis ini berjalan dengan baik, ada satu kebutuhan yang sangat mendasar dan digunakan setiap hari: air bersih. Air dibutuhkan untuk wudhu, minum, mandi, memasak, kebersihan dapur, dan menjaga kesehatan lingkungan pesantren. Saat ini, kebutuhan air masih bergantung pada PDAM. Kami ingin menghadirkan solusi yang lebih stabil dan berkelanjutan: sumur bor yang bisa menjadi sumber air mandiri bagi dua pondok.
Melalui program Donasi Sumur Bor untuk Santri Tunarungu & Dhuafa Tahfidz, kami mengajak Anda ikut membangun amal jariyah yang manfaatnya terasa setiap hari. Ketika akses air lebih aman dan stabil, aktivitas pesantren menjadi lebih tenang—ibadah lebih nyaman, kegiatan belajar lebih fokus, dan kebutuhan harian bisa terpenuhi dengan lebih baik.
Total kebutuhan untuk pengadaan sumur bor bagi dua pondok adalah Rp120.000.000.
Proses pengeboran dan instalasi sumber air
Pengadaan pompa dan kebutuhan teknis pendukung
Pipa, tandon, serta jalur distribusi air ke area pondok
Kebutuhan teknis lain agar air dapat mengalir dengan aman dan layak digunakan
Ini adalah kebutuhan nyata, yang berdampak luas: menjaga kebersihan, kenyamanan ibadah, dan kelancaran pendidikan tahfidz gratis di dua pondok yang kami kelola.
Dengan donasi mulai Rp15.000, Anda sudah ikut mengambil bagian dalam ikhtiar ini. Semoga setiap tetes air yang mengalir menjadi sebab kebaikan yang terus mengalir pula.
Terima kasih telah membersamai langkah baik ini. Mari kita wujudkan sumur bor untuk pesantren, agar manfaatnya terasa setiap hari.